Analisis Kriminologi Reintegrasi Sosial Residivis (Studi pada Narapidana Residivis di Lapas Kelas IIA Pangkalpinang)
DOI:
https://doi.org/10.71417/jchi.v2i1.177Keywords:
Kriminologi, Pemasyarakatan, Reintegrasi Sosial, Residivis, StigmaAbstract
Residivisme merupakan salah satu permasalahan krusial dalam sistem pemidanaan di Indonesia yang menunjukkan belum optimalnya proses reintegrasi sosial terhadap mantan narapidana. Reintegrasi sosial seharusnya menjadi tujuan utama pemasyarakatan sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, namun dalam praktiknya masih sering mengalami kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kegagalan reintegrasi sosial residivis dalam perspektif kriminologi serta mengkaji peran masyarakat dan pemerintah dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis-sosiologis, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan yang dianalisis secara kualitatif. Kerangka analisis dalam penelitian ini menggunakan teori kriminologi, yaitu Teori Labeling, Teori Reintegrative Shaming, Teori Differential Association, dan Teori Kontrol Sosial. Hasil penelitian menunjukkan kegagalan reintegrasi sosial residivis dipengaruhi oleh faktor internal berupa rendahnya keterampilan dan kesiapan kerja, kondisi psikologis yang belum stabil, lemahnya ikatan sosial, serta pengaruh lingkungan pergaulan yang menyimpang (differential association). Faktor eksternal meliputi stigma masyarakat dalam bentuk pelabelan negatif, penolakan sosial, dan diskriminasi yang menghambat akses terhadap pekerjaan dan lingkungan sosial yang kondusif, lemahnya dukungan keluarga, serta terbatasnya kesempatan ekonomi. Stigma dan pelabelan negatif memperkuat identitas kriminal residivis sehingga meningkatkan risiko pengulangan tindak pidana. Peran pemerintah dan masyarakat dalam mendukung reintegrasi sosial residivis belum berjalan optimal, baik dari segi kebijakan maupun implementasi di lapangan. Oleh karena itu, reintegrasi sosial residivis memerlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pemasyarakatan, aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat dengan mengedepankan pendekatan rehabilitatif dan restoratif guna menekan angka residivisme serta mewujudkan tujuan pemasyarakatan yang humanis.
Downloads
References
Ahmed, E., & Braithwaite, J. (2021). Shame, restorative justice, and reintegration. International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology, 65(4), 405–421. https://doi.org/10.1177/0306624X20928035
Akers, R. L., & Jennings, W. G. (2021). Social learning theory and the explanation of crime: A guide for the new century. Journal of Criminal Justice, 74, 101783. https://doi.org/10.1016/j.jcrimjus.2021.101783
Berg, M. T., & Huebner, B. M. (2021). Reentry and the ties that bind: An examination of social ties, employment, and recidivism. Justice Quarterly, 38(6), 1095–1118. https://doi.org/10.1080/07418825.2020.1778892
Braun, V., & Clarke, V. (2021). One size fits all? What counts as quality practice in thematic analysis? Qualitative Research in Psychology, 18(3), 328–352. https://doi.org/10.1080/14780887.2020.1769238
Cullen, F. T., Jonson, C. L., & Nagin, D. S. (2022). Prisons do not reduce recidivism: The high cost of ignoring science. The Prison Journal, 102(1), 3–20. https://doi.org/10.1177/00328855211060554
Duwe, G., & Clark, V. (2020). The effects of prison-based educational programming on recidivism and employment. The Prison Journal, 100(3), 1–25. https://doi.org/10.1177/0032885520911271
Farrall, S., Hunter, B., Sharpe, G., & Calverley, A. (2022). Criminal careers and desistance research: New directions in theory and policy. Annual Review of Criminology, 5, 1–20. https://doi.org/10.1146/annurev-criminol-030920-113556
Harris, P. M. (2021). Returning home: Former prisoners and the challenges of reentry. Journal of Contemporary Criminal Justice, 37(2), 137–156. https://doi.org/10.1177/1043986221997614
Harris, P. M., & Keller, K. S. (2021). Ex-offenders need not apply: The criminal background check in hiring decisions. Journal of Contemporary Criminal Justice, 37(2), 137–156. https://doi.org/10.1177/1043986221997614
Krohn, M. D., & Massey, J. L. (2020). Social control theory and crime: Reassessing the role of social bonds. Criminology & Public Policy, 19(4), 1129–1149. https://doi.org/10.1111/1745-9133.12504
Link, B. G., & Phelan, J. C. (2022). Stigma and its public health implications. The Lancet Public Health, 7(1), e52–e61. https://doi.org/10.1016/S2468-2667(21)00223-2
Maruna, S., & Mann, R. (2020). Reconciling “desistance” and “what works”. Criminology & Criminal Justice, 20(4), 389–407. https://doi.org/10.1177/1748895820902064
Matsueda, R. L. (2020). Labeling theory and criminal justice policy. Annual Review of Criminology, 3, 215–236. https://doi.org/10.1146/annurev-criminol-011419-041448
Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2021). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 20, 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847
Nugent, B., & Schinkel, M. (2022). The pains of desistance. Criminology & Criminal Justice, 22(2), 173–189. https://doi.org/10.1177/1748895820941199
Pager, D., & Western, B. (2021). Discrimination in employment for formerly incarcerated people. American Journal of Sociology, 127(1), 1–43. https://doi.org/10.1086/713913
Piquero, A. R., Jennings, W. G., & Farrington, D. P. (2021). The life-course perspective on criminal behavior. Annual Review of Criminology, 4, 33–52. https://doi.org/10.1146/annurev-criminol-060520-033413
Prabowo, H., Santoso, T., & Nugroho, A. (2021). Correctional policy reform and reintegration challenges in Indonesia. International Journal of Criminology and Sociology, 10, 1198–1206. https://doi.org/10.6000/1929-4409.2021.10.139
Wibowo, A., & Raharjo, S. T. (2022). Social reintegration of former prisoners in Indonesia: Challenges and policy responses. Journal of Asian Criminology, 17(2), 115–131. https://doi.org/10.1007/s11417-021-09349-7
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Rizqy Fadillah, Faisal, Rio Armanda Agustian (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












