Sosialisasi Tentang Peran Pendidikan dalam Menanggulangi Sikap Intoleransi di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.71417/jchi.v2i1.152Kata Kunci:
Intoleransi, Pendidikan Multikultural, Pancasila, Sosialisasi Sekolah, ToleransiAbstrak
Intoleransi di sekolah, dipicu perbedaan agama, budaya, dan etnis, melemahkan kohesi sosial serta iklim belajar, diperburuk minimnya integrasi Pancasila (Setyadi et al., 2023). Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis peran pendidikan menanggulangi intoleransi melalui sosialisasi interaktif berbasis Pancasila di SMAN 12 Pekanbaru. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, populasi seluruh siswa kelas 10 (30-40 orang) dengan sampel saturasi purposif. Instrumen mencakup presentasi PowerPoint, observasi, dokumentasi foto, dan lembar komitmen tulis; analisis data via reduksi tematik, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran siswa terhadap bentuk intoleransi (misalnya, diskriminasi agama, stereotip rasial) serta komitmen inklusif. Kesimpulannya, sosialisasi interaktif Pancasila membangun toleransi berkelanjutan, meski perubahan perilaku jangka panjang perlu pemantauan lanjutan.
Unduhan
Referensi
Amarullah, A., et al. (2025). Meningkatkan lingkungan sekolah inklusif di tengah diskriminasi berbasis agama dan etnis. Jurnal Pendidikan Inklusif Indonesia, 10(1), 45-60.
Anggraini, S., et al. (2024). Intervensi pendidikan terhadap perilaku diskriminatif di sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 112-125.
Arfaton, R. (2025). Fasilitas pendidikan multikultural di sekolah heterogen. Jurnal Pendidikan Multikultural, 12(1), 78-92.
Aziz, A. (2016). Pembentukan karakter inklusif dalam keberagaman sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(3), 200-215.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2022). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). Sage Publications.
Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Prenada Media Group.
Firmansyah, R., et al. (2024). Strategi penanaman nilai toleransi melalui sosialisasi interaktif. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 34-48.
Fauzi, M. (2025). Kasus diskriminasi etnis di lingkungan pendidikan. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 15(2), 150-165.
Iqbal, M. (2024). Penghayatan Pancasila dalam mencegah intoleransi sekolah. Jurnal Ideologi Pancasila, 7(4), 89-102.
Melviana, R., et al. (2022). Perundungan berbasis agama dan media sosial di sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(3), 167-180.
Nasrun, M., et al. (2024). Iklim pembelajaran dan karakter siswa inklusif. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(2), 220-235.
Nurhayati, S., et al. (2024). Keteladanan warga sekolah dalam sikap saling menghargai. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 55-70.
Putri, N., et al. (2025). Empati lintas budaya melalui program multikultural. Jurnal Studi Keberagaman, 14(1), 100-115.
Sabillah, N. (2024). Integrasi Pancasila dalam ekstrakurikuler sekolah. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(3), 130-145.
Santosa, B., et al. (2025). Internalisasi keberagaman melalui kurikulum Pancasila. Jurnal Kurikulum dan Pengajaran, 12(2), 88-103.
Setiabudi, R., et al. (2024). Pengawasan perilaku diskriminatif di sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4), 210-225.
Setyadi, A., et al. (2023). Fenomena intoleransi dan konflik sosial di sekolah. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 11(1), 20-35.
Sudaryono. (2023). Media PowerPoint dalam sosialisasi pendidikan. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 8(2), 95-110.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syahmil. (2025). Kesadaran toleransi berkelanjutan melalui sosialisasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 13(1), 40-55.
Takwin, A., et al. (2016). Pola perilaku intoleransi di masyarakat sekolah. Jurnal Antropologi Indonesia, 37(2), 145-160.
Widiastini, N. (2024). Pendekatan interaktif versus ceramah konvensional. Jurnal Pendidikan Interaktif, 7(3), 75-90.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
##category.category##
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Alisya Viviani Putri, Ananda Mulia Siregar, Ardvie Rahmat Kaisar, Nazwa Putri Ardini, Ilham Hudi (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












