Analisis Yuridis Hukum Persaingan Usaha Terhadap WNA China Yang Mendominasi Perdagangan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.71417/jchi.v2i1.157Keywords:
Acfta, Dominant Position, Illegal Imports, Kppu, Predatory PricingAbstract
,Background: Digitalization and ACFTA have enabled illegal imports by Chinese foreigners (WNA) dominating Indonesian trade via nominee schemes disguised as UMKM, causing predatory pricing and market dominance that harm local businesses.
Objectives: To analyze unfair business competition laws under UU No. 5/1999 and KPPU's supervisory role against WNA dominance. Method: Normative juridical research with qualitative approach, using statute, conceptual, case, and institutional methods. Population and Sample: Regulations and KPPU decisions on trade imports; purposive sample of UU No. 5/1999 (Articles 19, 20, 25) and related literature. Instruments and Data Analysis: Primary (laws) and secondary (journals) data via library research; qualitative descriptive analysis. Results: WNA practices violate predatory pricing (Article 20), dominant position abuse (Article 25), and market control (Article 19); KPPU supervises via economic-juridical approaches and Bea Cukai collaboration but lacks execution powers. Conclusions: Strengthen digital regulations, inter-agency synergy, and UMKM audits to protect national economic sovereignty.
Downloads
References
Adiatna, L. S. T., Asikin, Z., & Setiawan, Y. (2023). Peran KPPU dalam penegakan hukum persaingan usaha dalam sektor e-commerce. Commerce Law, 3(2).
Agustina, D. A., & Windiani, R. (2018). ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) dan penyelundupan tekstil asal Tiongkok di Indonesia. Journal of International Relations Diponegoro, 4(4), 643–651.
Artharini, N. F. (2023). Perlindungan bagi UMKM terhadap persaingan usaha tidak sehat. Dharmasisya: Jurnal Program Magister Hukum FHUI, 2(3), 27.
Azizah, R., Gilalo, J. J., & Anisa, R. Y. (2023). Fungsi dan peran lembaga KPPU dalam praktek persaingan usaha. Karimah Tauhid, 2(3), 697–707.
Cita Citrawinda, S. H. (2021). Hukum persaingan usaha. Jakad Media Publishing.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Emzir. (2022). Metodologi penelitian hukum normatif. Prenada Media.
Fitriah, A. I., & Azmani, M. U. S. (2022). Akibat hukum penutupan toko warga negara asing (toko asing) dalam marketplace di Indonesia terhadap konsumen. Dinamika, 28(2), 3320–3335.
Hayati, A. N. (2021). Analisis tantangan dan penegakan hukum persaingan usaha pada sektor e-commerce di Indonesia. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 21(1), 109–122.
Hotana, M. S. (2018). Industri e-commerce dalam menciptakan pasar yang kompetitif berdasarkan hukum persaingan usaha. jhbbc, 28–38.
Kurnia, G. P., Febrianto, M. A., & Marasabessy, R. M. (2025). Efektivitas penegakan hukum persaingan dalam kelangkaan BBM: Peran KPPU dan regulasi impor satu pintu. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 24(2), 284–303.
Lestari, M. A. D., Prasetyo, M. G., Hasan, M. S., & Aqilah, N. S. (2024). Analisis pelanggaran etika bisnis: Studi kasus perdagangan pakaian bekas impor ilegal terhadap pengusaha thrifting. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(15), 324–331.
Mantili, R., Kusmayanti, H., & Afriana, A. (2016). Problematika penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia dalam rangka menciptakan kepastian hukum. PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 6.
Marhaeni, L. M., & Parwata, A. A. G. O. (n.d.). Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam mencegah terjadinya praktek monopoli melalui kartel. Bagian Hukum Bisnis Fakultas Hukum Universitas Udayana.
Mulyadi, D., & Rusydi, I. (2017). Efektivitas peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam penanganan kasus persaingan usaha tidak sehat. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 5(1), 81–95.
Prasetyo, H. L., Ahmad, S., & Lutfi, A. (2024). Pengawasan KPPU pada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam persaingan usaha tidak sehat di era digital. Binamulia Hukum, 13(1), 225–237.
Putri, A. S. A., Zahrah, H., Marom, A. A., & Nurhidayat, S. R. (2025). Analisis pelanggaran etika dan hukum bisnis dalam perdagangan pakaian bekas impor ilegal. PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(4), 4278–4286.
Putri, N. H., Azizah, R. N., Prasetya, R. P. D., Simanjuntak, G. A. D. P., & Zuhri, S. (2024). Analisis dampak warga negara asing dalam membuka usaha ilegal di Bali. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(2), 14.
Rahmatia, R. (2024). Predatory pricing dalam e-commerce menurut perspektif hukum persaingan usaha [Disertasi Doktor, Universitas Sulawesi Barat].
Sapitri, B. E. (2015). Kewenangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam penanganan perkara persaingan usaha (studi perbandingan di Indonesia dengan negara-negara common law system). Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 3(1).
Saputra, D. A. (2021). Dampak perjanjian ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) dan perlindungan hukumnya terhadap usaha mikro kecil dan menengah (pedagang bawang putih impor) di Pasar Bawah Kota Pekanbaru [Disertasi Doktor, Universitas Islam Riau].
Sidauruk, G. D. (2021). Kepastian hukum putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha dalam penegakan hukum persaingan usaha. Lex Renaissance, 6(1), 132–151.
Simbolon, A. (2013). Pendekatan yang dilakukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha menentukan pelanggaran dalam hukum persaingan usaha. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 20(2), 186–206.
Sudaryono. (2023). Metodologi penelitian hukum (Edisi ke-2). Gava Media.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Usman, R. (2004). Hukum persaingan usaha di Indonesia. Rajawali Pers.
Wahyono, A., Zakaria, U., Bachri, H. I. F., Ahmad, B., & Rahmatullah, P. S. (2023). Kepemilikan tanah oleh WNA dalam perjanjian nominee untuk memiliki tanah di Indonesia. Synergy: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 119–126.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Amanda Dewi Ariesta (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












