Pertimbangan Yuridis Hakim Pengadilan Tinggi Agama dalam Perkara Hadhanah: Studi Empiris atas Putusan PTA Bengkulu Nomor 8/Pdt.G/2018/PTA.Bn

Authors

  • Aprilia Karima Putri Universitas Sriwijaya Author
  • Radeva Oktaviana Falevi Universitas Sriwijaya Author
  • Herli Satrio Universitas Sriwijaya Author
  • Rizha Claudilla Putri Universitas Sriwijaya Author

DOI:

https://doi.org/10.71417/jchi.v2i1.172

Keywords:

Hadhanah, Hak Asuh Anak, Hukum Islam, Perceraian Orang Tua, Pertimbangan Yuridis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan yuridis hakim dalam penetapan hak asuh anak pada Putusan Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu Nomor 8/Pdt.G/2018/PTA.Bn. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kasus, perundang-undangan, dan konseptual. Data utama berupa putusan pengadilan yang dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola argumentasi hakim dalam menerapkan Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam dan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tidak hanya berpegang pada norma usia anak di bawah 12 tahun sebagai dasar hadhanah, tetapi juga mempertimbangkan kondisi psikologis ibu, keterangan ahli mengenai stabilitas gangguan Afektif Bipolar, serta fakta terkait kapasitas pengasuhan ayah. Pertimbangan dibangun secara bertahap dengan menggabungkan aspek normatif dan faktual. Putusan ini menunjukkan pendekatan kasuistik yang berorientasi pada kepentingan anak tanpa mengesampingkan hak orang tua untuk tetap menjalin hubungan dengan anak. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan hadhanah dalam praktik peradilan agama bersifat kontekstual dan berbasis pembuktian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdelrahman, H., & Al Qadire, M. (2025). Enhancing fairness in parenting evaluations for parents with disabilities. Evidence Based Nursing, ebnurs-2024-104265. https://doi.org/10.1136/ebnurs-2024-104265

BPS. (2025). Jumlah Perceraian Menurut Provinsi dan Faktor Penyebab Perceraian (perkara), 2024. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/YVdoU1IwVmlTM2h4YzFoV1psWkViRXhqTlZwRFVUMDkjMw==/jumlah-perceraian-menurut-provinsi-dan-faktor-penyebab-perceraian--perkara---2024.html?year=2024

Brown, R. O. (2025). How Previously Traumatized Parents Understand Protective Strategies to Mitigate Traumatizing Their Children [National University]. https://www.proquest.com/openview/2f742d6297440dcba2c0441e1c3b83a5/1?pq-origsite=gscholar&cbl=18750&diss=y

Fakhria, S. (2022). PENERAPAN ASAS KEPENTINGAN TERBAIK ANAK: TELAAH IJTIHAD HAKIM PENGADILAN AGAMA DALAM PUTUSAN HAK ASUH ANAK. JISRAH: Jurnal Integrasi Ilmu Syariah, 3(3), 363. https://doi.org/10.31958/jisrah.v3i3.7227

Fauzan, A. (2025). Pandangan Hakim terhadap Kepentingan Terbaik Anak dalam Penetapan Hak Asuh Anak di Pengadilan Agama Sukadana [IAIN Metro]. https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/11326/

Fitria, A., & Azzahra, N. K. (2025). Analisa Yuridis Hak Asuh Anak dalam Putusan Pengadilan Agama Tigaraksa (Studi Kasus Putusan Nomor 6110/Pdt.G/2022/PA.Tgrs). Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 1565–1576. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1376

Kågström, A., Guerrero, Z., Aliev, A. A., Tomášková, H., Rüsch, N., Ouali, U., Thornicroft, G., Sartorius, N., & Winkler, P. (2025). Mental health stigma and its consequences: a systematic scoping review of pathways to discrimination and adverse outcomes. EClinicalMedicine, 89, 103588. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2025.103588

Khotim, A. (2025). Protection of Children’s Rights in Post-Divorce Custody Disputes Comprehensive Study on the Best Interests of Children. Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam, 10(1), 199–210. https://doi.org/10.25217/jm.v10i1.6219

Lasmana, J., & Noor, M. A. (2025). Studi Kritis Terhadap Peran Pengadilan Agama dalam Menangani Kasus Hak Asuh Anak Pasca-Perceraian. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 1928–1939. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1431

Maula, A. S. (2025). Kajian Normatif terhadap Relevansi Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam dengan Prinsip Kepentingan Terbaik bagi Anak dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Studia: Journal of Humanities and Education Studies, 1(2), 1–13.

Pituch, E., Bindiu, A. M., Grondin, M., & Bottari, C. (2022). Parenting with a physical disability and cognitive impairments: a scoping review of the needs expressed by parents. Disability and Rehabilitation, 44(13), 3285–3300. https://doi.org/10.1080/09638288.2020.1851786

Reupert, A., Gladstone, B., Helena Hine, R., Yates, S., McGaw, V., Charles, G., Drost, L., & Foster, K. (2021). Stigma in relation to families living with parental mental illness: An integrative review. International Journal of Mental Health Nursing, 30(1), 6–26. https://doi.org/10.1111/inm.12820

Semman, M. (2025). Pertimbangan Psikologis dalam Penentuan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian dalam Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Multidisciplinary Knowledge: Jurnal Keilmuan Multi Disiplin, 3(1), 167–186.

UNICEF. (2025). Divorce and the voice of the child. Articles. https://www.unicef.org/serbia/en/stories/divorce-and-voice-child

Downloads

Published

2026-03-04

How to Cite

Pertimbangan Yuridis Hakim Pengadilan Tinggi Agama dalam Perkara Hadhanah: Studi Empiris atas Putusan PTA Bengkulu Nomor 8/Pdt.G/2018/PTA.Bn. (2026). Jurnal Cendekia Hukum Indonesia, 2(1), 642-650. https://doi.org/10.71417/jchi.v2i1.172

Similar Articles

1-10 of 114

You may also start an advanced similarity search for this article.